Tampilkan postingan dengan label Admisi IPB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Admisi IPB. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Maret 2013

Lihat Video Profil IPB Yuk!

Video profil IPB
Video Profil IPB

Sabtu, 16 Maret 2013

Petani Investasikan Oksigen Untuk Kehidupan

  
Kita semua pasti sudah tau betapa pentingnya sebuah sektor pertanian, seperti yang telah saya jelaskan pada tulisan-tulisan saya sebelumnya. Diantara banyak fungsi dari sektor pertanian, salah satunya adalah ekosistem lingkungan hidup dan hijaunya lahan pertanian akan tetap terjaga. Mungkin apabila teman-teman yang di pekarangan rumahnya banyak di tumbuhi tanaman, tentu sudah begitu tahu betapa nikmatnya menghirup oksigen yang memberi efek postif tersendiri bagi tubuh kita ini.

Alhamdulillah kini sudah banyak orang yang sadar akan pentingnya lingkungan hijau. Lingkungan hijau  ini adalah hal yang sangat penting guna meningkatkan kualitas hidup suatu negara untuk menjadi negara yang unggul di masa depan, yakni negara yang bebas akan emisi yang akan membantu mengurangi efek perubahan iklim.

Lalu bagaimanakah perwujudan suatu negara dengan kualitas lingkungan hidup yang unggul?

Untuk membangun suatu negara yang kaya akan lingkungan hijau tersebut, dapat di wujudkan dengan Sistem pertanian yang terintegrasi, yang akan mampu produktivitas pertanian dengan pemanfaatan sumber daya alam dengan seefisien mungkin. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mendaur ulang air limbah, kemudian menanam sekelompok tanaman yang saling mendukung pertumbuhan tanaman yang satu dengan tanaman yang lainnya.
Selain itu pertanian organik yang ramah lingkungan sangatlah penting untuk pertumbuhan tanaman dengan kualitas tanaman yang lebih unggul. Pertanian organik yang ramah lingkungan harus didesain dengan dengan sebaik mungkin, guna meningkatkan kesuburan tanah. Untuk desain yang lebih baik, diperlukan seorang ahli Arsitektur Lansekap atau sering disebut juga Arsitektur Pertamanan guna tercapainya keharmonisan lingkungan, dan hasil estetika tanaman agar selaras dengan ekosistem lingkungan setempat.




"Lahan pertanian hijau, udara semakin bersih!"
     "Hijau taniku integritas pribadi negriku!"

Kamis, 07 Maret 2013

Aku + IPB = Petani Modern


             Alhamdulillah segala puji hanya untuk Allah SWT yang telah memberikan banyak nikmat yang tidak terkira, dari mulai saya dilahirkan hingga saya dewasa.
Nama saya Asep Koharudin dilahirkan dari orang tua yang begitu sangat mencintai saya, yang bernama Jamaludin dan Ratna Suminar.
                Saya berasal dari keluarga sederhana yang tinggal di Desa Selajambe, Kampung Panyindangan. Saya lahir di Kabupaten Sukabumi pada tanggal 24 Desember 1994. Saya anak pertama dari tiga dari tiga bersaudara, oleh karena itu saya dituntut untuk bisa menjadi panutan yang baik untuk kedua adik saya.
                Dari sejak kecil saya dituntut untuk hidup dengan penuh kedisiplinan dan kesederhanaan. Bukan hanya itu tuntutan dari kedua orang tua saya, mereka menuntut saya untuk bisa terjun dalam dunia bisnis di usia muda, dalam bidang pertanian pada khususnya. Ayah saya adalah seorang petani budidaya ikan air tawar, hampir setiap hari saya membantunya, dari pemilihan bibit ikan sampai memberi pakan ikan. Itu semua saya lakukan setelah pulang sekolah atau pada waktu hari libur.
                Bagi saya hidup sebagai seorang petani adalah hal yang mesti dibanggakan, pasalnya Negara Indonesia yang saya diami ini adalah Negara agararis, meski pada awalnya saya merasa gengsi dan malu untuk mengikuti jejak ayah saya yang  terjun dalam bidang pertanian, dengan hampir tiap saat menghabiskan hari-harinya dipersawahan. Tapi pada akhirnya saya dapat beradaptasi dalam dunia pertanian, dan itu rasanya sangat menyenangkan. Usaha budidaya ikan adalah bidang pertanian yang saya jalani saat ini, dan usaha tersebut bisa dikatakan hobi yang sangat saya  cintai. Sebetulnya hobi saya lebih dominan pada biadang TI (Teknologi dan Informasi), untuk itu saya bertekad untuk bisa mengkolaborasikan antara dunia pertanian dengan dunia teknologi informasi. Saya mencoba melakukan pemasaran usaha saya sekaligus berbagi informasi tentang dunia pertanian yang saya geluti, meskipun hasilnya secara materi belum terasa, tapi Alhamdulillah saya cukup senang bisa memanfaatkan kedua hobi saya ini.
Disitulah saya menemukan arti hidup. Hidup adalah bagaimana kita mempertahankan diri dan mencari jati diri.  Jati diri saya adalah seorang petani, saya bertekad untuk bisa memajukan dunia pertanian Indonesia. Saya berharap bisa memperkenalkan Indonesia kepada dunia sebagai Negara Agraris berbasis teknologi modern.
Oleh karena itu semua saya bertekad untuk bisa melanjutkan study ku ke Institut Pertanian Bogor.
http://adesuherman09.student.ipb.ac.id/files/2012/07/rektorat-ipb3.jpg
Kenapa?
Karena menerut saya IPB merupakan pilihan universitas terbaik utamanya untuk siswa yang ingin melanjutkan studynya dengan minat pada ilmu pertanian seperti saya. Namunn tidak hanya itu IPB itu sendiri mempunyai keunggulan yang tidak hanya pada ilmu pertanian semata tapi juga unggul dalam memajukan teknologi modern pada khususnya Biosains. Itu salah satu alasan kenapa saya ingin melanjutkan study ku ke Institut Pertanian Bogor 

Senin, 18 Februari 2013

Ayo Kita Menanam Pohon!






Sabtu, 16 Februari 2013

Pertanian Dalam Sudut Pandang Islam

Bagaimanakah pandangan Islam terhadap dunia pertanian?

Petani adalah sebuah profesi yang sagat mulia, dikatakan mulia karena seorang petani dapat memberikan manfaat bagi orang lain atas usahanya, salah satunya yaitu terpenuhinya kebutuhan pangan. Terlebih lagi kemulian tersebut akan bertambah apabila petani tersebut adalah seorang muslim.
Itu semua bukan sebatas opini belaka, melainkan sebuah fakta, betapa mulianya seorang petani dalam ruang lingkup Islam.
Dalam hadist Rasullah SAW yang di riwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa apabila seorang muslim menanam tanaman, maka apapun yang telah dimakan dari apa yang dia tanam tersebut, dan apapun yang telah dicuri dari tanaman yang dia tanam itu akan menjadi sedekah baginya. Subhanallah.
Tidak hanya makhluk Allah dari kalangan manusia yang dapat merasakan manfaatnya. Bahkan makhluk Alloh SWT yang lainnya seperti hewan baik itu yang tergolong dalam kelompok herbivora, karnivora ataupun pengurai, mereka semua mendapatkan manfaat dari aktivitas pertanian. Hal itupun tertera dalam hadist yang shohih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori :
Dari Anas bin Malik R.A. bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian hasil tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia atau binatang melainkan tanaman yang dia tanam itu menjadi sedekah baginya.”

Cukuplah itu semua menjadi bukti yang jelas mengenai anjuran Nabi Muhammad terhadap pentingnya pertanian. Selain itu manfaat yang dihasilkan dari bertani, bukan hanya sebagai penyedia kebutuhan pangan, tetapi juga menjadikan lingkungan hidup menjadi lebih asri dimana udara yang kita hirup menjadi segar, karena tanaman yang tetap terjaga pertumbuhannya yang akan menghasilkan O2 yang begitu sangat di butuhkan manusia.

Dengan terjaganya tanaman tersebut akan melahirkan nilai keindahan tersendiri, yakni fungsi lain dari sebuah tanaman yang membuat alam sekitar menjadi Indah di pandang dan memberikan kesejukan bagi siapapun yang melihatnya. Lihatlah hamparan tanah Indonesia yang dipenuhi oleh tanam-tanaman yang beraneka ragam jenisnya, telah memberikan daya tarik tersendiri, bagi siapapun yang mengunjungi tanah Indonesia, sehingga kita kenal peribahasa “Gemah ripah loh jinawi”.
Banyak sekali manfaat dari kegiatan bertani,  tapi yang paling besar adalah manfaat yang bisa dijadikan bekal di akhirat kelak, bagi siapa yang melakukannya, yakni manfaat yang bersifat diniyyah yaitu manfaat yang berupa pahala. Seperti hadist yang telah saya tuliskan diatas, apabila tanaman yang kita tanam yang dapat menjadi sumber pangan bagi siapapun, sekalipun seekor hewan yang memakannya sesungguhnya itu adalah merupakan sedekah bagi siapa yang menanamnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXvAUSlRbwtaH_6nsPhd8DGDTI4YaPns5szZJIHm3L_aMv0DkVEuSdIBNfcgYoLTL278fwbgNFvMHMQKuS4nxI5vAqeLz3a3CnoMGYhsCRqLmh_wLy-w07vYzb58EeXvTg0ez082HPuY_l/s1600/berdoa+di+sawah.JPGIni semua merupakan sebuah pencerahan lagi bagi kita, bahwa pertanian bukan hanya sebuah mata pencaharian yang hanya sebatas becocok tanam ataupun menanam padi di sawah, tapi pertanian adalah merupakan ladang amal bagi siapapun yang terjun dalam bidang pertanian. Dan juga bukan hanya ladang demi terpenuhi rezki, tetapi ladang yang merupakan sarana mencari ridho Illahi Rabii, Allah Subhanahu Wata’ala.

Ayo kita menanam seribu kebaikan dengan bertani!

Minggu, 10 Februari 2013

Petani, Tuan dan Pemilik Sejati Sebuah Negara


"Alfallaahu sayyidul bilaadi wa maalikuhu al-haqiiq"
Pernakah teman-teman mendengar kata-kata tersebut ?
Mungkin untuk sebagian teman-teman yang berlatar belakang pendidikan madrasah seperti saya, sudah tidak asing lagi mendengar kata-kata tersebut.”Alfallaahu sayyidul bilaadi wa maalikuhu al-haqiiq” adalah pepatah Arab yang mempunyai arti yang cukup mendalam bila kita menela’ah arti dari kata-kata tersebut. Bahkan kata-kata tersebut juga termasuk kata mutiara yang cukup dikenal dalam hazanah intelektual Islam
.
Alfallaahu sayyidul bilaadi wa maalikuhu al-haqiiq” artinya seorang petani adalah tuan dari sebuah negara dan pemilik wilayah yang sesungguhnya. Ada arti mendalam dari kata pepatah tersebut jika kita menela’ah lebih jauh makna dari kata tersebut, yang pertama "Alfallaahu sayyidul bilaadiyang berati seorarang petani adalah tuan dari sebuah Negara, seperti yang telah kita ketahui pertanian terbilang sangat menonjol dalam menentukan maju tidaknya perkembangan sebuah Negara yang mampu menjadi sumber terpenting perekonomian Negara itu sendiri. Petani bukan saja mampu mencukupi kebutuhannya secara mandiri, namun juga dapat memberi sumbangan terbesar bagi kemakmuran seluruh rakyat.
   
“Sayyid” yang berarti tuan yang juga merupakan sebutan kehormatan dalam bahasa Arab, maka “Sayyidul Bilad”yang berarti Tuannya sebuah negeri yang dimaksudkan kepada petani, berarti ini merupakan sebuah reward tersendiri yang tidak main-main, untuk seorang petani yang merupakan pekerjaan yang begitu mulia.

Lebih daripada itu, yang kedua yakni kata-kata selanjutnya ‘wa Maalikuhu” yang berarti pemilik atau yang menguasai, ini berarti sektor pertanian ini merajai perekonomian negara dan berkaitan langsung dengan soal kesejahteraan umat,  pernyataan ini di perkuat dengan kata “al-haqiiq” yang berarti kebenaran sejati, yang pada intinya berarti pula Petani berada pada tingkat penghargaan tertinggi yang merupakan tulang punggung perekonomian bangsa ini.

Jadi, intinya berbanggalah hidup dalam sebuah Negara yang unggul dalam sektor pertanian yang kita kenal dengan sebutan Negara agraris, dan akuilah Kecintaan kalian terhadap hijau taninya Indonesia. Karena hijaunya pertanian adalah integritas pribadi Negara Indonesia.

Senin, 04 Februari 2013

Penjelasan: Hijau Taniku, Integritas Pribadi Negriku

 Hijau Taniku, Integritas Pribadi Negriku


            Berbicara tentang negara Indonesia maka akan besar kaitannya dengan topik pembicaraan potensi sumber daya alam yang begitu luar biasa. Seperti yang kita ketahui negara Indonesia merupakan negara dengan kepulauan terbesar di dunia begitupula dengan kekayaan sumber daya alam yang begitu melimpah. Potensi sumber daya alam Indonesa sangatlah luar biasa, terutama dalam bidang pertaniaan. Oleh karena itu tak heran sebagian penduduk Indonesia banyak yang menggantungkan hidupnya dari hasil alam yang begitu kaya ini.
Potensi sumber daya pertanian Indonesia
“Gemah Ripah Loh Jinawi,” pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita mendengar pribahasa tersebut, sebagai bentuk gambaran betapa indahnya negara tercinta ini. Saya yakin sebagian masyarakat Indonesia  sudah begitu paham arti dari peribahasa tersebut, yakni, hamparan kehijauan tanah yang mampuh memanjakan setiap mata yang memandangnya. Seperti itulah gambaran sumber daya alam Indonesia, sehingga kita kenal Negara Indonesia ini sebagai Negara agraris.


Lantas, apa hubungannya dengan integritas pribadi negri kita?

     Integritas sendiri berarti kualitas/mutu ataupun keutuhan kepribadian yang melekat. Dalam hal ini adalah integritas pribadi negara Indonesia, yang dapat di artikan jati dirinya negara Indonesia yang berpotensi dan memiliki kemampuan untuk memancarkan kewibawaannya, guna menjaga keutuhan negara Indonesia itu sendiri. Dunia pertanian, telah membuat harum  nama Negara Indonesia sebagai Negara agraris yang sudah cukup terkenal popularitasnya di kancah dunia industry pertanian dunia. Pasalnya, sektor industri pertanian seakan telah menjadi primadona perekonomian tersendiri di Indonesia, meskipun perekonomian negara kita lebih ditopang pada sektor industri dan jasa. Selain itu sektor industry pertanian Indonesia telah menyerap sebagian besar tenaga kerja dibadingkan dengan sektor industry lainnya, dikarenakan sektor pertanian Indonesia begitu sangat di butuhkan dan menjadi tulang punggung Negara sebagai penyedia pangan nasional.

            Sebagai Negara agraris yang sebagian masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani, dan begitu sangat menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, menjadikan pertanian seakan menjadi tolak ukur hidup dan matinya negara ini. Tanpa dapat disangkal lagi, bahwa kita tidak dapat hidup, tanpa adanya sentuhan dunia pertanian, dari mulai memenuhi kebutuhan sandang, papan maupun pangan. Terlebih lagi kebutuhan pangan merupakan kebutuhan primer dalam tatanan kehidupan, yakni kebutuhan yang harus dipenuhi, untuk dapat melangsungkan kehidupan. Seperti apa yang telah dijelaskan oleh salah seorang dosen IPB pada saat seminar dan sosialisasi kampus IPB untuk daerah Sukabumi, yang pada saat itu diadakan di SMAN 1 Sukabumi, tentang latar belakang dan sejarah terbentuknya Insitut Pertanian Bogor (IPB), yaitu pidato Presiden Republik Indonesia yang ditujukan kepada segenap pemuda-pemudi di seluruh Indonesia, terutama  pemuda-pemudi sekolah menengah, saat hendak meletakkan batu-pertama dari di Gedung Insitut Pertanian di Bogor, Presiden Soekarno berpidato bahwasanya :
Pangan sebagai kebutuhan primer dalam kehidupan

“Pangan adalah hidup matinya sebuah bangsa. Ketika ada sebuah bangsa yang masih menggantungkan pangannya terhadap bangsa lain, maka tunggulah kehancuran negara tersebut”.


        Sungguh merupakan kata-kata yang mempunyai makna yang begitu luar biasa. Negara Indonesia yang juga terkenal dengan tanah surga, patut bersyukur atas kekayaan alam yang melimpah ruah di tanah yang subur. Kita harus seanantiasa menjaga kakayaan alam Indonesia demi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.  Jadi sudah jelas bahwa Integritas Pribadi negara Indonesia adalah hijaunya pertanian yang telah memakmurkan lingkungan hidup negri kita, serta budaya tani yang sudah melekat dan mendarah daging pada masyarakatnya. Untuk itu, kita sebagai generasi bangsa Indonesia harus sangat produktif dalam kegiatan pertanian guna menghasilkan produk pangan yang lebih berkualitas, demi terbentuknya suatu negara yang utuh dan unggul. 

Maju Terus Pertanian Indonesia! 
karena, Hijau Taniku, Integritas Pribadi Negriku




Sumber gambar:
 - ljieswip.jpg
http://blog.umy.ac.id
 hasiltani.jpg
 http://blog.ub.ac.id
                           

Minggu, 03 Februari 2013

HIJAU TANIKU, LESTARI NEGRIKU

HIJAU TANIKU, LESTARI NEGRIKU
Indonesia sebagai Negara agararis dengan potensi sumber daya alam yang begitu luar biasa mampu membawa nama Indonesia ke kancah dunia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dimana setiap wilayahnya memiliki sumber daya alam yang begitu melimpah. Hampir semua tumbuhan dapat hidup dengan subur dan baik. Berbagai macam tumbuhan menghiasi lingkungan hidup negri tercinta  Indonesia.
            Tanpa dapat dipungkiri kita tidak dapat hidup tanpa sentuhan dunia pertanian, dari mulai memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan. Tidak hanya itu dengan pertanian lingkungan akan terasa lebih asri, dikarenakan ekosistem lingkungan hidup akan tetap terajaga. Seperti yang kita ketahui budaya teknologi modern seakan telah merajai kegiatan industry dunia. Tanpa di imbangi dengan kecintaan kecintaan kita terhadap lingkungan, bisa diprediksi lingkungan hidup kita akan mudah tercemar, akibat kegiatan industri yang tidak ramah lingkungan.
            Pembangunansektor industri sangat berpotensi menimbulkan berbagai dampak negativ terhadap ruang lingkuppertanian kita, dikarenakan bahan sisa atau yang di hasilkan dari kegiatan sektor industri . Limbah tersebut dapat berupa gas buang yang akan akan merusak lahan pertanian, ataupun limbah cair dengan kandungan zat-zat beracun yang akan menyebabkan rusaknyalahan pertanian dan terjadinya pencemaran lingkungan. Untuk menghadapi masalah tersebut dapat dilakukan program kali bersih dan langit biru, jugapemberian sanksi bagi pengusaha yang telah mencemari lingkungan.
            Dengan kesadaran terhadap pentingan menjaga lingkungan hidup termasuk didalam dalam pelestarian dunia pertanian, lingkungan hidup akan lebih hijau, artinya semua tanaman akan tetap tumbuh berkembang diatas tanah yang sumbur dan makmur. Hamparan kehijauan tanah akan mampuh memanjakan mata yang memandangnya.

"HIJAU TANIKU, LESTARI NEGRIKU ! MENCINTAI LINGKUNGAN BUKTI NYATA MENCINTAI DIRI SENDIRI"

Sabtu, 02 Februari 2013

Tentang IPB : IPB, Revolusioner Hijau Pertanian Indonesia


Tentang IPB :

Bogor Agricultural University, atau yang kita kenal dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) adalah Universitas yang didirikan pada tanggal 1 September 1963. IPB merupakan sebuah perguruan tinggi pertanian negeri yang bertempat di Bogor. Dengan background pertanian serta prestasi yang di raih IPB, membawanya menjadi universitas terbaik Indonesia yang berkelas dunia (World Class University).
Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan universitas terbesar dalam bidang pertanian yang terakreditasi Internasional, IPB berinovasi menjadikan sektor pertanian sebagai pembawa pembangunan pondasi kemajuan Indonesia. Universitas yang kental akan budaya pertanian ini memiliki motto "Mencari dan Memberi yang Terbaik". 
http://adesuherman09.student.ipb.ac.id/files/2012/07/rektorat-ipb3.jpg
Gedung rektorat IPB
Potensi sumber daya alam Indonesa sangatlah luar biasa, terutama dalam bidang pertaniaan. Oleh karena itu tak heran sebagian penduduk Indonesia banyak yang menggantungkan hidupnya dari hasil alam yang begitu kaya ini. Namun dari dulu hingga sekarang sistem dan teknologi pertanian yang digunakan di daerah-daerah pertanian tidaklah berubah, masih bersifat tradisional dan bisa dikatakan ketinggalan jaman. Institut Pertanian Bogor merupakan salah satu solusi dimana sebagai media mesin pencetak tenaga ahli dalam menghadapi persaingan global di masa yang akan datang, dengan kompetensi diri yang tangguh, terampil, dan berkualitas khususnya dalam bidang pertanian. Untuk itu, Institut Pertanian Bogor (IPB) yang merupkan The Most Innovative Campus, telah banyak melahirkan ide-ide cemerlang yang berkaitan dengan kemajuan teknologi modern, demi memajukan sektor pertanian negri ini.

Lantas, apakah cuma pertanian saja yang ada di IPB?
Ilmu komputer IPB
Tentu tidak hanya pertanianyang dipelajari di IPB, kampus IPB tidak hanya berkaitan dengan pertanian dan bercocok tanam saja, tersedia juga berbagai  pilihan ilmu yang di pelajari di IPB, ada Ilmu Komputer, Kedokteran Hewan, dan berbagai ilmu lainnya yang berkompetensi dalam bidang biosains.
Sebagaimana yang telah di Informasikan oleh kakak-kakak dari IPB, pada saat acara sosialisasi IPB dan SNMPTN ke Sekolah saya, tepatnya di MAN 2 Kota Sukabumi, dijelaskan bahwa Insitut Pertanian Bogor (IPB) tidak hanya mencetak tenaga ahli pada bidang pertanian saja, tetapi juga banyak lulusan IPB yang nyatanya melenceng dari background pendidikannya, karena memang lulusan IPB sangat diminati oleh berbagai perusahaan. Berbeda dengan lulusan perguruan tinggi lainnya, IPB membekali mahasiswanya dengan skill kewirausahaan yang begitu kental, IPB merupakan universitas berwawasan kewirausahaan (Enterpreneurial University) sehingga lulusannya bukan lagi seorang job seeker, melainkan seorang job creator, yaitu seseorang yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. 
         Selain itu, Institut Pertanian Bogor adalah universitas yang begitu peduli terhadap lingkungan, itu semua tercermin dalam suasana kampusnya. Lingkungan sekitar kampus IPB didesain membentuk sebuah lingkungan kampus hijau dan dinamis yang membuat suasana lingkungan kampus menjadi lebih asri, dan tentu membuat suasana belajar menjadi nyaman. Oleh karena lingkungan kampus hijau tersebut, membawa Institut Pertanian Bogor mengukir prestasinya  kembali, yaitu dengan diraihnya Peringkat 2 Green Metric World University Ranking Perguruan Tinggi di Indonesia dan  Juara I Green Living Movement : Kompas Kampus & Tupperware 2011. Wow keren ya.
    Itulah sepengetuhan saya tentang Institut Pertanian Bogor (IPB). So, ayo pilih IPB !
    http://fema.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2012/03/ayo-pilih-ipb.png

    Sumber gambar : 
     - rektorat-ipb3.jpg
    http://adesuherman09.student.ipb.ac.id/
    - ayo-pilih-ipb.png
    http://fema.ipb.ac.id/

    Harapan Hijau Tani Indonesia


    “Tahukah kalian tanpa kita sadari bahwa kita hidup dari hasil sumberdaya alam kita tercinta ? Siapakah pelaku utama yang begitu berbaik hati, membanting tulang demi terpenuhinya kebutuhan pangan kita?”

    Tentunya kita tidak bisa menyangkal akan kebenaran bahwa kita tidak bisa hidup tanpa terpenuhinya kebutungan pangan yang menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan kita. Seperti yang kita ketahui nasi yang menjadi makanan kita sehari-hari, untuk bisa di konsumsi sebelumnya mengalami proses-proses tertentu, sayur-sayuran, lauk-pauk, dan masih banyak lagi kebutuhan pangan yang telah di hasilkan oleh apa yang namanya  pertanian. Pertanian bukanlah semacam pekerjaan yang hanya menanam padi di sawah. Tetapi lebih dari itu, pertanian tersebut meliputi beberapa bidang seperti : bidang perikanan, perternakan, budidaya tanaman, pangan, bahkan meliputi bidang industry yang tetutunya besar kaitan dengan sektor pertanian.
    Para petani merupakan pelaku utama di balik semua kegiatan pengolahan hasil pangan dinegara kita, bukan hanya itu, mereka juga berperan dalam kestabilan ekosistem lingkungan hidup kita.
    Bayangkan, apa jadinya hamparan tanah yang begitu luas membentang di Negara kita ini, kalau tidak ada kegiatan pertanian ? saya yakin hijau akan hilang, termakan arang.
    Ada beberapa penyebab yang membuat bidang pertanian, seakan terlupakan. Seiring perkembangan jaman, kita pastinya tahu, pembangunan pada sektor industry pabrik semakin gencar dilakukan. Ini membuat akibat yang sangat buruk terhadap sektor pertanian, bahkan kerusakan lingkungan hidup di daerah setempat, dikarenakan limbah yang tidak ramah lingkungan. Di tambah masih banyaknya sebagian orang yang belum menyadari pentingnya sebuah kegiatan tani, karena dianggapnya sebagai pekerjaan di bawah kelas. Bagaimana tidak, hal pertama adalah dari dulu hingga sekarang sistem dan teknologi pertanian yang digunakan di daerah-daerah pertanian tidaklah berubah, kita dapat melihat para petani saat menanam padinya di pesawahan, mereka hanya berbekal traktor usang dan kerbau, bahkan kita sering menggambarkan “Pak tani dan Kerbaunya”. Ini tentu mewujudkan pola pikir masyarakat pertanian Indonesia yang masih tradisional.
    http://ghiboo.com/assets/modules/article/images/big/dok-ist-taman-buah-mekarsari-4ef2e6b2858b2.jpgPadahal kegiatan tani bisa tumbuh menjadi sebuah raksasa industri pertanian pada masing-masing bidangnya. Ini terbukti dengan berdirinya beberapa perusahaan yang bergelut pada bidang pertanain yang begitu banyak di minati hasil produksinya, ketimbang hasil produksi perusahaan yang jauh dari sentuhan pertanian. Hasilnya pun tidak hanya bebas akan kandungan zat adiktif yang dapat mencemari lingkungan dan merusak kesehatan, tetapi juga berguna sebagai rangka menjaga lingkungan hidup yang natural. Ini saatnya merubah pola pikir kita dalam memandang pertanian yang menjadi tulang punggung Negara kita ini. Pertanian Indonesia adalah pertanian yang kaya akan budidaya, dunia pertanian bukan hanya sekedar pekerjaan yang hanya menanam padi di sawah, tetapi dengan bertani ekosistem lingkungan hidup akan tetap terjaga.  Dengan demikian hijaunya pertanian Indonesia akan tetap terjaga.Seperti itulah yang disebut Harapan Hijau TaniIndonesia”.

    Sumber gambar : http://ghiboo.com

    Jumat, 25 Januari 2013

    Info lomba: Lomba Tagline Pertanian IPB

    Lomba Blog Tagline Pertanian

    Assalamualaikum kawan !

    Ada kabar gembira dari IPB (Institut Pertanian Bogor), khususnya bagi para pecinta pertanian dan blogger Indonesia. Insitut terbaik di Indonesia ini mengadakan lomba Blog Tagline dengan tema pertanian.
    Ini tentunya event yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pecinta blog untuk bisa unjuk gigi dan bersaing dengan para pecinta blog lainnya. Ini sangat menarik, pasalnya lomba Blog Tagline ini bertemakan Tagline Pertanian. Seperti yang kita ketahui pertanian adalah ciri khas IPB (Institut Pertanian Bogor), dimana Institut idaman saya juga, oleh karena itu saya sangat tertarik untuk bisa mengikuti lomba Blog Tagline ini. Bukan hanya karena ketertarikan terhadap IPB saja tapi karena saya cinta terhadap pertanian. Budaya tani seperti telah mendarah daging didalam diri saya, mungkin karena saya terlahir di keluarga yang bergelut di bidang pertanian.

    Oh iya, mau tau tagline andalan saya, silahkan kunjungi :

    Hijau Taniku, Integritas Pribadi Negriku


    Bagi teman-teman yang juga berminat untuk mengikuti lomba Blog Tagline ini, berikut adalah persyaratannya:


    Ketentuan Peserta
    1. Siswa SMA/SMK atau yang sederajat Seluruh Indonesia kelas 10 sampai kelas 12
    2. Memiliki blog pribadi di wordpress, blogspot atau blog lainnya
    3. Memiliki akun facebook dan bergabung di facebook group Pastikan Pilih IPB! dan like facebook page Lomba Blog Tagline Pertanian IPB
    4. Memiliki akun twitter dan follow twitter IPB di alamat @ipbofficial

    Ketentuan Lomba
    1. Asli: Tagline merupakan karya orisinil (pribadi) bukan merupakan saduran, tiruan, jiplakan atau modifikasi dari Tagline tertentu.
      1. Contoh karya tidak asli: Petani, ,engatasi masalah tanpa masalah (pegadaian)
      2. Contoh karya tidak asli: Petani, tanpamu Aku Galau (iklan)
    2. Representatif: menggambarkan pertanian dalam arti luas
    3. Tagline menggunakan bahasa yang mudah diingat
    4. Tidak mengandung SARA dan tidak bertentangan dengan norma yang berlaku
    5. Setiap peserta berhak mengirimkan/mengumpulkan maksimal 2 buah blog
    6. Peserta yang mengirimkan/mengumpulkan blog tagline lebih dari 2 akan didiskualifikasi
    7. Panitia berhak mengolah tagline yang masuk dan mendistribusikan kembali dalam berbagai bentuk
    8. Seluruh isi dari blog merupakan tanggung jawab peserta
    9. Blog bebas diisi apa pun oleh peserta tapi harus memiliki atribut pada mekanisme lomba
    10. Blog tidak mengandung unsur pornografi, perjudian dan hal-hal lain yang melanggar hukum

    Mekanisme Lomba
    1. Peserta dapat menggunakan blog yang sudah dimiliki atau membuat blog baru di www.wordpress.com atau www.blogspot.com
    2. Tagline dicantumkan di blog title atau blog tagline pada header
    3. Membuat sebuah postingan yang mendeskripsikan maksud dari tagline tersebut
    4. Membuat sebuah postingan yang berisi pengetahuan peserta tentang IPB
    5. Masing-masing postingan tersebut wajib memiliki kategori “Tagline Pertanian - IPB” dan menyertakan tag “Institut Pertanian Bogor (IPB), Admisi IPB, dan Lomba IPB”
    6. Blog peserta wajib mencantumkan salah satu badge IPB (www.ipb.ac.id/badge) pada widget blog 
    7. Blog peserta wajib menyertakan link (tautan) ke website IPB (www.ipb.ac.id) dan Admisi IPB (www.admisi.ipb.ac.id)
    8. Peserta wajib memposting (share) URL informasi lomba ini (http://admisi.ipb.ac.id/p/single/lomba) dan blog tagline milik peserta di twitter dan facebook (setting privacy publik) sebanyak masing-masing minimal 3 kali di minggu yang berbeda
    9. Peserta mengumpulkan/mengirimkan blog dan melengkapi data diri peserta sesuai kartu identitas di www.admisi.ipb.ac.id/lomba/daftar
    10. Peserta dapat memodifikasi tagline, tampilan blog dan isi blog sampai pada saat penjurian.

    Waktu
    1. Batas Akhir pengumpulan tagline pada tanggal 8 Maret 2013 pukul 17.00 WIB
    2. Penjurian akan dilakukan pada tanggal 9 Maret 2013 sampai 29 Maret 2013
    3. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 30 Maret 2013 di website www.admisi.ipb.ac.id
     Assalamualaikum kawan!

     Biaya
    • Para peserta tidak dipungut biaya apa pun (Gratis)

    Hadiah
    • 3 orang peserta dengan blog tagline terbaik akan mendapatkan:
      1. Voucher Belanja di Botani Square Bogor
      2. Undangan untuk mengikuti Tour The Campus IPB selama 3 hari
      3. Uang Saku/Tabungan
      4. Galaksi Tab 7.0 P3100
    • Seluruh transportasi dan penginapan ditanggung oleh IPB (menginap di Hotel IPB selama 3 hari)

    Penilaian
    1. Penilaian dilakukan terhadap seluruh blog yang masuk (sesuai ketentuan lomba)
    2. Keaslian karya
    3. Estetika dan kesesuaian dengan tema
    4. Kelengkapan atribut pada blog
      1. title/tagline
      2. posting deskripsi
      3. posting tentang IPB
      4. link
      5. badge
      6. kategori posting
      7. tag posting
    5. Nilai lebih jika:
      1. Blog didesain dengan rapih dan menarik
      2. Blog tagline peserta ditemukan melalui search engine (google, yahoo dll)
    6. Keputusan panitia mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

    Contact Person
    • Wahyu Dwi Suryanto (0856 4842 9838)
    • Rachman Hadi Muharam (0857 7297 5851)
    • Rio Fatahillah (0856 9131 7136)

    Contoh Lomba Blog Tagline

    Gd. Andi Hakim Nasoetion lt. 1 – Humas dan Protokoler Kampus IPB Darmaga,
    Kec. Darmaga, Kab. Bogor 16680
    Telp. 0251- 8425635
    Email: lombatagline[at]gmail.com

    Sumber

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cna certification